IRA SUARILAH


Berpacu menjadi yang terbaik

RESUME PENGELOLAAN LIMBAH RUMAH SAKIT PROG A 2016 (Kelas A2)

DEAR STUDENTS SILAKAN UP LOAD RESUMENYA DI SINI;


1. Blandina Easter Grace Wairata

pada : 31 August 2017

"Nama : Blandina Easter Grace Wairata
NIM : 131611133062
Resume K3

PENGELOLAAN LIMBAH SAMPAH MEDIS RUMAH SAKIT
Limbah/sampah adalah sesuatu yang dihasilkan dari suatu kegiatan. Menurut PP NO 12, 1995 adalah bahan sisa suatu kegiatan dan atau proses produksi. Sedangkan limbah medis adalah sisa suatu usaha atau kegiatan medis, mencakup semua hasil buangan yang berasal dari instalasi kesehatan, fasilitas penelitian, dan laboratorium.
• Legal Aspek Limbah Medis terdapat dalam Pemenkes RI No. 1204/MENKES/SK/X/2004
Manajemen Limbah
Limbah padat dipilah  diangkut secara tertutup (pengangkut juga haus tertutup dengan menggunakan masker, sarung tangan, apron)  pembakaran limbah  pembuangan akhir
Limbah benda padat dipilah menjadi beberapa kategori yaitu benda tajam (kateter IV, spuit, pisau bedah, ampul), medis non tajam, non medis, dan botol plastik serta infus.
Limbah-limbah rumah sakit akan dimusnahkan dengan alat yang bernama inserator.

Terdapat 7 kategori limbah medis, yaitu sebagai berikut.
1. Limbah benda tajam : jarum suntik, preparat glass, dll
2. Limbah infeksius : bakteri, virus, parasit, jamur
3. Limbah patologis : jaringan tubuh manusia, muntahan, urin
4. Limbah farmasi : sisa obat-obatan
5. Limbah Kimia : sisa desinfektan, solven, dll
6. Limbah kemasan bertekanan : gas dalam tabung, kaleng aerosol
7. Limbah logam berat : thermometer, spignomanometer
Pengumpulan Limbah Medis dilakukan secara tertutup!
Penyimpanan limbah medis disesuaikan dengan iklim, karena suhu akan mempengaruhi perkembangan bakteri patogen.
- Hujan : Ditumpuk di RS maksimal 2 kali 24 jam
- Kemarau : Ditumpuk di RS maksimal 1 kali 24 jam


DAMPAK LIMBAH TERHADAP KESEHATAN
Limbah medis dapat mengandung berbagai macam mikroorganisme patogen yang dapat memasuki tubuh manusia melalui tusukan, membran mukosa dan juga pernafasan serta ingesti.
Contoh mikroorganisme patogenVirus hepatitis B, virus HIV.
Berikut contoh infeksi yang dapat dialami akibat limbah yang tidak dikelola dengan baik:
Infeksi gastroenteritis, infeksi saluran pernapasan, infeksi mata, infeksi genital, infeksi kulit, antraks, meningitis, AIDS, demam berdarah, septikimia, bakteriemia, kandidemia, hepatitis virus A, B dan C.

Pengelolaan yang tepat untuk pengelolaan limbah medis di unit-unit pelayanan kesehatan selain tergantung pada administrasi dan organisasi yang baik, juga memerlukan kebijakan dan pendanaan yang memadai dan sekaligus partisipasi aktif dari semua pihak yang ada di unit pelayanan tersebut, misalnya dengan membentuk Tim Pengelolaan Limbah untuk menyusun rencana pengelolaan limbah secara terstruktur , sistematis dan intensif.
"


Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :