IRA SUARILAH


Berpacu menjadi yang terbaik

Judging

Saya senang melihat orang lain memakai pakaian, tas, sepatu, dompet, jam tangan, kaca mata dan kosmetika mahal. Sesekali tergiur, tertarik ingin membeli dan memiliki seperti yang mereka punyai.

Tapi lebih seringnya adalah terus mengagumi, terpesona dan takjub dengan apa yang mereka miliki. Apalagi jika mereka dengan bangga bercerita tentang merk-merk tersebut, dimana membelinya dan sejumlah rupiah yang dikeluarkan untuk semuanya itu. Atau beberapa tidak spontan terang-terangan berbicara demikian, agak sedikit berkelas dalam hal memamerkannya..diam tapi sangat menikmati komentar positif (komentar yang menyenangkan hati,tentunya) yang ditujukan kepadanya.

Seperti sebuah contoh tentang brand HP..antara apel krowak dan apel Jowo.

Yang terakhir harganya juga tidak murah apalagi yang pertama lebih dari sekedar mahal (menurut saya). But mahasiswa seemster 3 yang ibunya tidak bekerja dan ayahnya berpenghasilan tidak tetap mampu membeli apel krowak seharga 8juta.

8 juta itu mahal buat saya!

Orang menilai saya pasti, sangat mampu untuk membelinya. Well, saya bisa mmebelanjakan uang saya untuk apel krowak tunai dengan rasa bersalah karena saya sangat menyayangi uang saya. 

Saya punya uang, tapi saya tidak memutuskan membeli apa2..

Saya tidak membeli perasaan bahagia yang didapat dari kesenangan membeli, memiliki barang-barang bermerk. tapi saya juga seringkali kesal jika orang-orang menilai saya pelit. Lebih baik dituduh miskin dan atau kere.

 

Penting banget yaa..penilaian positif orang lain terhadap hidup seseorang? terutama yang berlandaskan kebendaan? 

 

 

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :